GWK adalah Keajaiban - Br. Giri Dharma Camplik
Headlines News :
Home » , , , , , , , » GWK adalah Keajaiban

GWK adalah Keajaiban

Written By Br. Giri Dharma Camplik on Kamis, 10 Maret 2011 | 19.19.00

Tahukah anda satu cerita yang mungkin tidak pernah terungkap sebelumnya tentang GWK?. Mungkin jika anda pernah berkunjung dan berencana berkunjung ke GWK disana sudah banyak media yang menjelaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan GWK baik berupa tulisan maupun guide atau karyawan GWK yang menjelaskan secara detail tentang GWK.

Namun mungkin tidak akan pernah diceritakan sesuatu yang saya tulis ini. Saya berani mengatakan bahwa GWK adalah salah satu keajaiban Tuhan yang memang harus ada.

Saya adalah penduduk asli dari lahan yang sekarang didirikan sebagai tempat patung Garuda Wisnu Kencana. Dulunya tempat ini adalah perbukitan yang masih terdapat banyak pohon dan semak. Suatu ketika saya bermain disana dan pulang kerumah saya sakit ( orang bali bilang kesambet). Sakit itupun berkembang menjadi sakit kuning berbagai pengobatan telah dilakukan oleh ibu saya sampai pada suatu ketika ibu dan bapak saya mendengar ada seorang yang cukup sakti dan sering mengobati orang sampai sembuh. Orang itu bernama Kak Mangku Badra bertempat di Blahbatuh Gianyar Bali.

Oleh orang tua saya Kak Mangku Badra (selanjutnya saya sebut dukun) dipanggil kerumah saya, dan saya pun diobati oleh beliau. Saat pengobatan itulah terlintas dalam sang dukun penemuan gaib bahwa saya harus sembahyang ke Kubung (Tempat sumber air yang Ada dibawah patung GWK) dan dilukat (disiram dengan air) disana.

Orang tua saya pun mencari hari baik untuk mengadakan ritual tersebut. Karena perlu Anda ketahui bahwa air di dalam kubung itu kadang ada kadang tidak, kalau seseorang dikehendaki untuk mendapatkan air (tirta) disana maka kubung itu akan penuh berisi air tapi jika tidak walaupun musim hujan kubung itu akan kering. Dan pada saat saya dilukat disana adalah musim kemarau (bahkan sangat kering) sekitar tahun 1992-1993 waktu saya kelas tiga SMP.

Hari baik yang ditunggu itupun datang, saya diantar kedua orang tua saya dan Sang Dukun pergi untuk melakukan persembahyangan. Ditengah sang Dukun membacakan mantra beliau bilang: “Oh ada bayangan putih melintas berwujud Anoman (kera putih) “,  Sang Dukun melanjutkan membaca mantra beberapa saat kemudian beliau bilang : “Oh disini akan ada Pura yang sangat Besar yang nantinya menjadi ikon Bali”. Saya bertanya “Pura jenis apa itu?”, Pura yang sangat besar, beliau jawab begitu. Tutup kubung itu pun di buka dan karena saya dikehendaki untuk mendapatkan tirta, kubung itu pun penuh berisi air. Dan saya mulai dilukat serta diberi tirta oleh sang dukun. Penyakit saya pun sembuh sampai saat ini.

Sepulangnya saya dari kubung itu karena masih berbentuk perbukitan dan masih banyak semak, kami pun pulang dengan berjalan kaki dan karena memang tempat itu tidak jauh dari rumah saya sekitar 10 menit jalan kaki. Ditelinga saya selalu terngiang-ngiang bahwa disini akan terdapat pura yang besar, pura seperti apa itu?.
Pandangan saya menyapu seluruh perbukitan dan dalam hati saya berkata ini tidak mungkin, sungguh tidak mungkin, masak disini akan ada pura besar.

Bahkan ketika saya lulus SMA kemudian karena lulus UMPTN saya kuliah di ITS surabaya saya masih bertanya-tanya  pura macam apa itu?.

Sekitar tahun 1998 saya masih kuliah di surabaya, saya mendengar dari keluarga saya di Bali bahwa akan ada peletakan batu oleh Mentri Pariwisata waktu itu Joop AP. Peletakan batu itu adalah sebagai dasar untuk mendirikan Patung Garuda Wisnu Kencana. Dan pada waktu itupun baru terjawab tanya dalam hati saya, Oh ternyata ini pura besar yang dimaksud oleh sang Dukun.

Setelah saya selesai kuliah saya sempat juga bekerja di Surabaya, oleh orang tua saya, Saya diminta untuk pulang. Saya pun pulang dan setiap kali ada waktu saya sempatkan untuk melihat patung Garuda Wisnu Kencana yang selama ini menjadi tanya di benak saya. Dalam hati saya ini terucap ini merpakan salah satu karya Tuhan yang merupakan keajaiban dan kelak akan menjadi ikon Bali.

Walau saya tidak pernah bekerja maupun terlibat dalam apapun di GWK, saya selalu berdoa semoga karya ini cepat terwujud, dan saya sangat yakin apapun proses yang dialami atau dilewati saat pembangunannya bahkan jika dunia ini runtuhpun GWK (Patung Garuda Wisnu Kencana) akan tetap tercipta dengan sempurna.

Saya sudah bisa lihat bentuk sempurna dimimpi saya akan patung  GWK itu, maka jika Anda  menbaca tulisan ini. Saya berani mengundang Anda untuk datang ke GWK, berekreasi disana, sambil membayangkan satu karya besar Tuhan yang sempurna. Jangan lewatkan bahwa anda juga bisa menjadi saksi anugrah Tuhan dalam karyanya. Dan bagi para investor kalian bisa menanamkan modal disana, dan ikut berpartisipasi untuk mempercepat proses pembangunannya didunia. Karena GWK cepat atau lambat pasti akan terbentuk lengkap dan memancarkan keindahan yang tiada tara. Pastinya akan menjadi kebanggaan bangsa ini.

oleh : I Wayan Arjawa, ST.(dimuat di: www.dreamingpost.dagdigdug.com, Juni 30th, 2010)
Share this article :

Total Visitors


Visitor Today

Recent Post

Popular Posts

Kunjungilah!

 
Support : Dre@ming Media | Dre@ming Post | I Wayan Arjawa, S.T.
Copyright © 2011. Br. Giri Dharma Camplik - All Rights Reserved
Template Created by Excata Published by DLC
Proudly powered by Dre@ming Media